Review: Samsung Galaxy S4 VS Samsung Galaxy Note 3, Pilih Mana?

Kalau ulasan teknis dan review mendalam, pasti udah banyak sekali. Tinggal ngeGoogle “Galaxy S4” dan “Galaxy Note 3”, berderet artikel tentang ke dua Android jagoan Samsung di tahun 2013 ini. Seperti biasa, karena yang teknis sudah bejibun, di sini saya mau bahas dan membandingkan keduanya tanpa kebanyakan angka, berdasarkan pengalaman pribadi memakai. Semoga bisa membantu yang sedang bingung memilih. Yuk ah.

Image

Samsung Galaxy S4 & Samsung Galaxy Note 3

 

Mana Yang Lebih Nyaman Dipakai?

Sepertinya memang sudah jadi tradisi, Samsung memberi penerus seri Galaxy nya layar yang lebih besar namun tidak membuat keseluruhan ukuran membengkak. Betul, ukuran layar Galaxy Note 3 lebih besar dari Galaxy Note 2, namun tubuhnya hanya sedikit lebih panjang, sementara profilnya semakin tipis dan bobotnya semakin ringan.

Perbandingan ukuran, Galaxy S4 di atas Galaxy Note 3.

Perbandingan ukuran, Galaxy S4 di atas Galaxy Note 3.

Berbeda dengan sebelumnya, Samsung memberikan rancangan penutup punggung yang cantik di Galaxy Note 3. Tetap berbahan dasar plastik, back cover Galaxy Note 3 dibuat bertekstur ala kulit bahkan lengkap dengan pola mirip jahitan di pinggirnya. Cantiknya desain adalah satu hal, namun nilai plus terbesar rancangan ini adalah, punggungnya tidak lagi licin di tangan seperti Galaxy lainnya.

Image

Desain punggung baru, cantik dan tidak lagi licin di pegangan.

Hal yang sama mengenai luas layar dan ukuran bodi, peningkatan ukuran layar Samsung Galaxy S4 dari S3 lebih besar dibandingkan Galaxy Note 2 ke Galaxy S3, namun dengan cermat Samsung berhasil mengemasnya dalam ukuran yang nyaris sama. Secara ukuran, Galaxy S4 bahkan lebih tipis dan ringan dibanding S3, sangat mengesankan dan nyaman di genggaman maupun dikantongi. Bezel plastik yang diberi aksen chrome mengelilingi tubuh S4 dengan tekstur yang tegas dan rancangan ini diwariskan ke Galaxy Note 3. Desain punggung Samsung Galaxy S4 tidak terlalu berbeda dengan pendahulunya, masih terbuat dari plastik namun diberi pola dan bukan polos. Sayangnya, seperti pendahulunya, ia mudah sekali menjadi licin ketika tangan berkeringat.

Image

Penutup punggung Galaxy S4 dengan motif baru, namun masih licin.

Pemenang: Seri

Ringkas dan ringan, Galaxy S4 bukan hanya nyaman digenggam dan dikantongi, ia juga mudah dipakai dengan satu tangan saja. Tentunya ini bukan pengetahuan baru. Luasnya layar seri Note memang dalam banyak hal menuntut pemakaian dua tangan dan bagi sebagian mungkin terlalu besar dikantongi, namun punggungnya yang tidak lagi licin adalah hal yang penting dalam hal kenyamanan. Dulu saya memenangkan Galaxy S3 di atas Note 2 dalam hal ini, namun untuk Galaxy S4 dan Note 3, keduanya bisa dibilang seri.

 

Layar Sudah Sama-sama Full HD, Mana Yang Lebih Cantik?

Luas tampilan yang semakin besar di Galaxy Note 3 untungnya juga dibarengi penambahan resolusi dibanding generasi sebelumnya.Peningkatan ketajaman tampilan HD di Galaxy Note 2 ke Full HD pada Galaxy Note 3 sangat amat terasa. Semua tampak jauh lebih detail dan sangat tajam. Melihat ini, rasanya memang sudah seharusnya ukuran layar sebesar ini mempunyai resolusi Full HD. Melihat lagi layar Galaxy Note 2 saya, jadi terasa kuno.

Image

Layar Galaxy Note 3 lebih besar dan lebih tajam daripada generasi sebelumnya.

Sementara itu, peningkatan ketajaman tampilan di Galaxy S4 dari S3 tetap terasa walau tidak sedramatis seri Note. Ini karena walau dulu S3 hanya mengusung resolusi HD, ukuran kecilnya membuat semuanya sudah tampak cukup rapat dan tajam. Melihat tampilan layar Galaxy S4 yang sudah Full HD dan sangat kinclong nggak akan serta merta membuat layar kakaknya menjadi sangat kalah.

Image

Resolusinya sama dengan Galaxy Note 3, namun karena lebih kecil, Galaxy S4 tampak lebih tajam.

Pemenang: Galaxy S4

Apa sih HD dan Full HD itu? Gini deh gampangnya. Kalau HD itu sisi pendek layar digambar dengan 720 titik, sementara Full HD itu 1080. Lebih banyak kan? Nah, baik Samsung Galaxy S4 maupun Note 3 sudah sama-sama Full HD, tapi layar Galaxy S4 jauh lebih kecil sehingga tampilan di layar tampak lebih tajam jika dibandingkan. Yah ibaratnya TV di rumah, yang 21 inci kelihatan lebih tajam daripada yang 32 inci, kan? Tinggal pilih, mau tajam gambar atau layar luas.

 

Sama-sama Pakai Prosesor 8 Core, Mana Yang Lebih Pintar?

Duh, bahasan satu ini sebetulnya cuma kedoyanan orang yang butuh tenaga lebih dari sekedar ngejalanin apps biasa. Entah yang suka sekali dengan game 3D atau memang terobsesi dengan kecepatan operasi. Smartphone Android andalan Samsung sampai saat ini adalah seri Galaxy S. Semua yang terbaik dan terbaru biasanya ditanamkan ke dalam Galaxy S tiap tahunnya, namun beberapa bulan kemudian keluarlah seri Note terbaru dengan spesifikasi teknis yang lebih baru dan lebih tinggi lagi.

Prosesor 8 Core andalan Samsung.

Prosesor 8 Core andalan Samsung.

Seperti yang sudah-sudah, hal yang sama juga berlaku pada prosesor Samsung Galaxy Note 3 yang lebih baru, cepat juga bertenaga dibandingkan Galaxy S4. Soal ‘jeroan’, soal ‘mesin’, Galaxy Note tiap tahunnya kebagian yang paling sangar. Tapi ya nggak heran, namanya juga rilis belakangan, dan lagi untuk segala fiturnya, seri Note memang sebaiknya punya tenaga lebih.

Pemenang: Galaxy Note 3

Sepertinya sudah hal yang pasti, dirilis belakangan dan mengusung fitur segudang, Samsung selalu membekali smartphone seri Note nya dengan jeroan yang paling baru dan bertenaga. Catatan penting, walaupun kalah secara teknis, dalam pemakaian sehari-hari untuk berbagai app standar, Galaxy S4 terasa sama cepat dan lincahnya dengan Galaxy Note 3.

 

Kamera, Siapa Yang Lebih Bagus?

Ya iya lah, sudah tentu hasil jepretan tergantung siapa yang motret, tapi yang dimaksud di sini adalah kemampuan kameranya. Dan ini penting! Dari sekian banyak peningkatan kemampuan smartphone tiap generasi, apa yang biasanya paling terasa dalam pemakaian? Kamera? Prosesor boleh makin cepat, tapi belum tentu terasa, kalau hasil jepretan kamera, jelas terlihat.

Selain modul kamera sama, mode foto pun hampir sama persis.

Selain modul kamera sama, mode foto pun hampir sama persis.

Memotret dan belakang picture in picture, fitur ini hadir di Galaxy S4 dan Note 3.

Memotret dan belakang picture in picture, fitur ini hadir di Galaxy S4 dan Note 3.

Galaxy Note 3 dan Galaxy S4 , mampu merekam video HD depan belakang secara split screen.

Galaxy Note 3 dan Galaxy S4 , mampu merekam video HD depan belakang secara split screen.

Sementara berbeda berbeda dalam banyak hal, Samsung memberi modul kamera yang sama pada Galaxy S4 maupun Note 3. Keduanya mengusung sensor 13 megapixel, jauh lebih tinggi daripada generasi sebelumnya yang 8 megapixel. Fitur kamera pun hampir sama dalam banyak hal, dari Auto sampai Picture in Picture bahkan split screen dimiliki keduanya. Rasanya hanya satu kelebihan pada Galaxy Note 3 yaitu Surround Shot yang belum ada di S4. Lucu sih, cuma ya nggak penting sama sekali.

Pilihan fitur video yang sama antara Galaxy Note 3 dan S4

Pilihan fitur video yang sama antara Galaxy Note 3 dan S4

Untuk video, baik S4 maupun Note 3 memberi pilihan yang lumayan lengkap. Kali ini sudah mampu merekam slow motion dengan lumayan mengesankan, dan baik kamera belakang maupun depan dapat merekam dengan resolusi Full HD. Memutar rekaman video di TV LCD jadi sangat mengesankan karena layar penuh dan gambar lebih tajam. Kecuali ya, kalau merekam videonya dengan posisi vertikal, jadi percuma.

Pilihan video slow motion di Samsung Galaxy Note 3.

Pilihan video slow motion di Samsung Galaxy Note 3.

Opsi video slow motion pada Galaxy S4, sama persis.

Opsi video slow motion pada Galaxy S4, sama persis.

Ada satu hal yang unik pada kemampuan kamera video Samsung Galaxy Note 3. Khusus di Galaxy Note 3 versi internasional yang berkemampuan 4G dan memakai prosesor Qualcomm Snapdragon, kameranya bisa merekam video dengan resolusi 4K! Apa lagi tuh 4K? Di atas tadi sudah dijelaskan soal Full HD, kan? Nah 4K ini ketajamannya 4 kali Full HD. Luar biasa.

Pemenang: Seri

Secara umum, kemampuan kamera Galaxy S4 sama dengan Galaxy Note 3. Memang, mode Surround Shot tidak dimiliki S4 namun rasanya nggak terlalu penting. Di lain pihak, beberapa reviewer luar negeri yang menguji kamera S4 dan Note 3 secara detail mengatakan kualitas jepretan S4 ternyata justru sedikit lebih bagus daripada Note 3, tapi saya sendiri belum merasakan.

 

Inovasi dan Fitur Baru, Mana Yang Unggul?

Coba kita ingat-ingat beberapa fitur baru yang diangkat Samsung ketika akan meluncurkan Galaxy S4.  Cukup dengan menggerakkan tangan di atas sensor tanpa menyentuh layar kita bisa mengintip notifikasi, menerima telepon, scroll halaman web dan bergerak antar foto. Fitur yang mungkin digemari orang yang suka makan Padang dengan tangan sambil melihat smartphone nya ini dinamai Air Gesture. Setelah hadir di S4, fitur bebas sentuh ini juga melengkapi Galaxy Note 3.

Air Gesture, kendali "tanpa sentuh" Galaxy S4 sama dengan Galaxy Note 3.

Air Gesture, kendali “tanpa sentuh” Galaxy S4 sama dengan Galaxy Note 3.

Jpeg

Air Gesture memungkinkan preview foto tanpa jari harus menyentuh layar.

Dekatkan jari tanpa menyentuh layar pada browser, untuk zoom.

Dekatkan jari tanpa menyentuh layar pada browser, untuk zoom.

Fitur Smart Screen yang sama hadir di keduanya.

Fitur Smart Screen yang sama hadir di keduanya.

Layar pun menjadi lebih pintar dengan beberapa fitur Smart Screen yang diperkenalkan di Galaxy S4.  Hanya dengan menggerakkan kepala ke bawah, halaman web bisa otomatis scroll ke bawah. Sementara ketika memasang video, pemutar akan secara otomatis pause ketika melihat kita sedang memalingkan pandangan dari layar. Ini semua tentunya di atas fitur generasi sebelumnya yang pastinya tetap hadir seperti Smart Stay dan Smart Rotate. Ini pun ditemukan di Galaxy Note 3.

Kelebihan Galaxy Note 3 adalah Air Command, yang memang khusus untuk pena digitalnya.

Kelebihan Galaxy Note 3 adalah Air Command, yang memang khusus untuk pena digitalnya.

Sudah pasti, Samsung Galaxy Note 3 memiliki kelebihan eksklusif di fitur terkait pena digital S-Pen nya. Dan berita baiknya, Samsung menyederhanakan banyak cara pakai S-Pen sehingga yang awam pun akan cepat mengerti tanpa harus belajar.

Sebelumnya di Galaxy Note 2 begitu banyak fitur S-Pen yang mubazir karena cara pakainya menuntut kita belajar dulu dari petunjuk. Dulu harus tahu hal seperti menekan tombol S-Pen sambil menahannya di layar, orang jadi sulit hafal. Sekarang tidak lagi, semua jadi gampang tanpa perlu hafal caranya.

Entah itu mau membuat catatan, menulis di atas tampilan layar, mengkrop gambar dengan S-Pen, kini jadi lebih mudah di Galaxy Note 3. Begitu cabut pena, langsung keluar menu Air Command dan tinggal pilih apa yang mau kita lakukan.

Begitu S-Pen dicabut, Galaxy Note 3 langsung tampilkan menu Air Command.

Begitu S-Pen dicabut, Galaxy Note 3 langsung tampilkan menu Air Command.

Mau menulis di atas apapun yang ditampilkan layar? Tinggal pilih.

Mau menulis di atas apapun yang ditampilkan layar? Tinggal pilih.

Multi window, yang bikin kita bisa buka dua app berbarengan di satu layar jelas ada di Galaxy S4 dan Galaxy Note 3. Sudah biasa lah itu, tapi Samsung memberikan satu lagi yang baru di Galaxy Note 3. Kita bisa membuka app dengan window seukuran yang kita mau, di mana saja, menggunakan S-Pen.

Gambarkan ukuran jendela app yang kita ingin tampilkan di atas app lain.

Gambarkan ukuran jendela app yang kita ingin tampilkan di atas app lain.

Pilih app apa yang kita inginkan di jendela tersebut.

Pilih app apa yang kita inginkan di jendela tersebut.

App kemudian tampil di jendela, di atas apapun tampilan layar Galaxy Note 3!

App kemudian tampil di jendela, di atas apapun tampilan layar Galaxy Note 3!

Memang, ukuran besar Samsung Galaxy Note 3 bukan tanpa tujuan, yaitu menjadi buku tulis saku digital. Banyaknya fitur S-Pen dan pengembangannya termasuk mengesankan, namun yang lebih penting bukan soal banyaknya fitur, tapi kemudahan memakainya.

Kembali ke fitur yang sama-sama dimiliki oleh kedua jagoan Samsung ini, yang menyukai olahraga mungkin akan senang dengan fitness tracking app S-Health yang sudah dipasang dari pabrikan, sementara yang malas dan lebih suka nonton TV seperti saya akan dipuaskan dengan kemampuan WatchOn membuat handset menjadi remote control.

S Health, fitness tracker dari Samsung Galaxy

S Health, fitness tracker dari Samsung Galaxy

Merekam dan mengukur kegiatan olahraga dengan S Health.

Merekam dan mengukur kegiatan olahraga dengan S Health.

Mengukur tingkat kenyamanan ruang untuk berolahraga. Hadir di Galaxy S4 dan Note 3.

Mengukur tingkat kenyamanan ruang untuk berolahraga. Hadir di Galaxy S4 dan Note 3.

Remote control universal bisa kendalikan banyak merek audio video!

Remote control universal bisa kendalikan banyak merek audio video!

Menjadi remote control untuk TV, DVD, Decoder TV berlangganan.

Menjadi remote control untuk TV, DVD, Decoder TV berlangganan.

Percaya atau tidak, ini baru sekedar kulit dari bahasan fitur di Samsung Galaxy S4 dan Note 3. Terlalu banyak fitur untuk dibahas dalam satu ulasan, dan bahkan mungkin ada yang belum saya coba.

Pemenang: Galaxy Note 3

Bukan berarti Galaxy S4 kurang fitur, namun memang Galaxy seri Note akan selalu punya lebih banyak fitur karena dua hal. Pertama, Galaxy Note 3 memiliki S-Pen yang membawa beberapa kemampuan ekstra. Ke dua, secara urutan rilis tiap tahunnya pun Galaxy Note selalu belakangan setelah Galaxy S, jadi wajar kalau ada penambahan baru. Untuk pengguna yang rajin mencoba dan memaksimalkan smartphonenya, akan puas dengan Galaxy Note 3.

 

Stamina Batere, Siapa Yang Lebih Kuat?

Layar semakin besar, prosesor semakin bertenaga, fitur semakin banyak, pastinya juga menuntut lebih banyak daya. Mengantisipasi ini, kapasitas batere di Samsung Galaxy Note 3 sedikit lebih besar daripada Galaxy Note 2 yang reputasinya cukup tahan lama. Sementara kita bisa mencari hasil uji teknis yang ilmiah, saya bisa melaporkan bahwa batere di Samsung Galaxy Note 3 tidak mengecewakan. Pemakaian smartphone saya cukup berat, karena banyak memakai app untuk berbagai fungsi, dan sejauh ini setidaknya Galaxy Note 3 bisa bertahan dari pagi sampai sore. Sedikit lebih boros daripada Galaxy Note 2, namun sama-sama cukup charge sekali dalam sehari.

Batere 3200 MAh untuk Samsung Galaxy Note 3.

Batere 3200 MAh untuk Samsung Galaxy Note 3.

Antisipasi serupa juga dilakukan Samsung pada Galaxy S4 yang serba lebih dalam hal teknis dibanding kakaknya, Galaxy S3. Lagi-lagi bukan tes ilmiah dan sekedar berdasar pola pemakaian saya, batere Galaxy S4 lumayan kuat bertahan sampai siang-sore.  Secara umum, stamina batere Galaxy S 4 bukan termasuk yang sangat panjang namun pastinya bukan smartphone yang boros.

Pemenang: Galaxy Note 3

Sama juga seperti seri sebelumnya, stamina batere Samsung Galaxy Note 3 mengalahkan Galaxy S4. Mungkin satu keuntungan dari ukuran bongsor seri Note, bisa memuat batere yang lebih tinggi kapasitasnya daripada seri S. Pada akhirnya walau memang kalah dibandingkan Note 3, Samsung Galaxy S4 pun tidak termasuk smartphone yang boros batere.

 

Port USB, Ada Yang Beda?

Kedua smartphone ini dapat dicharge dengan colokan Micro USB, menggunakan charger dengan kapasitas 2MAh. Tapi ada satu hal baru diberikan Samsung di Galaxy Note 3, port nya sudah menggunakan USB 3.0!

Samsung Galaxy Note 3 di kanan sudah menggunakan port Micro USB 3.0

Samsung Galaxy Note 3 di kanan sudah menggunakan port Micro USB 3.0

Dengan sambungan USB 3.0, kita bisa melakukan transfer data jauh lebih depat, tentunya dengan peranti lain yang juga menggunakan USB 3.0. Memindahkan file, atau melakukan sync antara Galaxy Note 3 dengan komputer akan jadi lebih gesit. Dan walau sudah USB 3.0, kita tetap bisa menancapkan Micro USB 2.0 yang biasa di sisi kanannya.

 

Dan Pada Akhirnya

Sementara yang satu dirancang sebagai smartphone canggih yang ringkas dan kaya fitur, satu lagi dirancang untuk juga bisa menjadi buku catatan digital yang besarnya mendekati tablet. Di sini kita bandingkan murni karena mungkin aja ada yang sedang bingung milih di antara keduanya. Sebetulnya masih banyak lagi hal yang bisa jadi pertimbangan, namun kita rangkum dulu di sini. Jadi bagaimana dong kesimpulannya, siapa yang menang?

Samsung Galaxy S4

Samsung Galaxy S4

Samsung Galaxy S4 mungkin pilihan utama yang membutuhkan smartphone ringkas, canggih, kaya fitur dan nyaman dipakai dengan satu tangan. Nggak butuh layar besar, atau mungkin sudah punya tablet, rasanya akan cocok. Kameranya sama dengan Galaxy Note 3, bahkan ada reviewer yang bilang hasilnya lebih bagus. Stamina batere cukup baik, nggak akan terlalu merepotkan. Harganya yang lumayan jauh di bawah Galaxy Note 3 membuatnya patut dipertimbangkan.

Samsung Galaxy Note 3

Samsung Galaxy Note 3

Samsung Galaxy Note 3 adalah alat kerja yang luar biasa bermanfaat bagi para power user yang menginginkan smartphone nya bisa menjadi apa saja termasuk buku catatan digital. Mereka yang selalu mengandalkan pena dan kertas dalam mencatat apapun baik itu meeting atau hal lainnya akan sangat menghargai kemampuan Galaxy Note 3 yang semakin mudah dipakai. Ia memang besar, tapi dengan tujuan jelas dan stamina batere yang mengimbangi. Harganya termasuk tinggi, tapi masih bisa dimaklumi mengingat semua kemampuannya.

Samsung Galaxy S4 VS Galaxy Note 3.

Samsung Galaxy S4 VS Galaxy Note 3.

Pilih yang mana? Kembali ke kebutuhan dan juga anggaran kita masing-masing. Smartphone kelas high end seperti ini tidaklah murah, jadi cermatlah sebelum membeli. Jangan sampai mubazir, pilih hanya yang benar-benar akan kita pakai semua fungsinya secara maksimal.

Iklan

JalanRaya: Menjelajahi New York Bersama Lenovo K900

Saya termasuk orang yang sangat jarang berperjalanan jauh. Bukan tipe traveller, saya lebih suka membelanjakan uang untuk membeli ‘mainan’ ketimbang berpesiar ke luar kota, apalagi ke luar negeri. Walau begitu, ketika pekerjaan membawa saya bepergian, saya akan habis-habisan mendokumentasikan perjalanan itu. Setidaknya itu istilah yang lebih keren daripada “rajin foto-foto termasuk motret diri sendiri” tanpa gengsi. Mumpung, soalnya jarang. Pada bulan September 2013, muncul kesempatan untuk mengunjungi satu dari dua saja tempat di bumi ini yang saya ingin kunjungi, New York. Level pentingnya foto-foto: maksimal.

Nggak mau nanggung, saya berangkat dengan satu kamera DSLR Canon dan satu mirrorless Panasonic pinjaman teman. DSLR lebih untuk merekam video cantik, sementara bela-belain pinjam mirrorless kecil karena sadar bahwa nggak akan tiap saat mau megang kamera besar. Tapi, bagaimanapun juga keduanya masih besar dan tetap menjadi kamera kedua dibanding smartphone. Blackberry Torch duduk di bangku cadangan, sementara andalan kerja Samsung Galaxy Note 2 akan berduet dengan satu mainan baru, yang sama bongsornya, Lenovo K900.

Image

Stainless steel back cover, Lenovo K900.

Bagi yang belum kenal, K900 adalah salah satu smartphone Android yang menjadi andalan Lenovo di 2013. Layarnya sama besarnya dengan Samsung Galaxy Note 2 namun memiliki resolusi Full HD lebih tinggi. Tubuhnya lebih panjang namun sangat tipis, sementara desain persegi yang nyaris tanpa lekukan membuatnya tampak ‘serius’. Seperti smartphone high end lainnya, Lenovo memberi K900 layar tahan gores Gorilla Glass 2 sementara polikarbonat membalut bodi bongsornya, dan logam stainless steel menutup punggungnya. Secara spesifikasi, Lenovo K900 yang memakai otak buatan Intel tidaklah mengecewakan, apalagi dengan harga yang sangat bersaing. Kembali ke kamera, jeroannya adalah sensor 13 megapixel Sony yang dipakai banyak smartphone papan atas 2013, dan lensa paling terang dengan bukaan f/1.8.

Image

Desain yang konservatif, berkesan serius.

Sebelum berangkat, semua app penting sudah duluan diinstall di K900. Walau kartu prabayar yang dipakai menjanjikan akses roaming internet dengan tarif flat per hari di Amerika, mendingan sudah siap dari Jakarta. Peta dan navigasi yang tidak membutuhkan koneksi internet jadi andalan, sementara fungsi media sosial dibatasi hanya ketika koneksi bagus atau sedang ada wifi. Semua dijalankan dengan baik tanpa hambatan berarti oleh K900, sayangnya koneksi roaming internet murah meriah yang dijanjikan operator tidak semanis yang digambarkan. Yah, namanya juga roaming paket murmer. Untungnya, kamera dari flagship handset Lenovo ini tidak mengecewakan.

Image

Menyapa New York dengan HDR Mode di Lenovo K900

Tiba di New York setelah sebelumnya menghadiri konvensi di San Diego, kamera tidak pernah berhenti memotret. Dua hal yang menjadi favorit saya dari Lenovo K900, moda HDR dan kamera depannya. Walau cahaya tidak ideal, moda HDR merekam dengan baik keramaian dan lampu-lampu yang benar-benar meriah di Times Square. Warna-warna muncul cantik dan detail relatif didapat. Sementara kamera depan mempunyai lensa yang lebih lebar sehingga ketika merekam diri sendiri kita bisa mendapatkan lebih banyak pemandangan, bukan hanya kepala dan pundak sendiri. Singkatnya, selama di New York, K900 menjadi salah satu andalan utama.

Image

Menatap langit New York, dengan HDR mode Lenovo K900.

Image

Menangkap energi Times Square, New York. Lenovo K900 HDR mode.

Makan cupcake Magnolia di depan Radio City Music Hall, NY.

Makan cupcake Magnolia di depan Radio City Music Hall, NY.

Menantang matahri di Avenue of The Americas, NY. Lenovo K900 HDR mode.

Menantang matahari di Avenue of The Americas, NY. Lenovo K900 HDR mode.

Bangku taman di Bryant Park.

Bangku taman di Bryant Park.

Gedung MetLife menjulang di belakang Grand Central station.

Gedung MetLife menjulang di belakang Grand Central station.

Salah satu obyek foto wajib di NY. All you need, is love.

Salah satu obyek foto wajib di NY. All you need, is love.

Terang benderang di Times Square. Lenovo K900 HDR mode.

Terang benderang di Times Square. Lenovo K900 HDR mode.

Hanya tiga hari dua malam waktu yang saya miliki di New York, dan juga menjadi perkenalan pertama dengan Lenovo K900. Jumlah foto yang dijepretnya mencapai ratusan, menjadi kenangan abadi dalam bentuk digital. Memakai smartphone ini cukup menyenangkan, layar yang besar dan tajamnya cukup terang untuk digunakan di siang hari sementara performa relatif lincah. Bentuknya memang cukup menarik perhatian, apalagi punggungnya yang terbuat dari stainless steel. Di sisi lain, ergonomi memang dikorbankan oleh desain perseginya, sementara dan logam di belakangnya sepertinya membuat K900 cepat panas. Dengan stamina baterenya Lenovo K900 sepertinya lebih cocok untuk pengguna yang tidak terlalu intensif menggunakan aplikasi berat dan online sepanjang hari. Bagi yang ingin mencoba smartphone Android berlayar besar dengan spesifikasi mumpuni tanpa harus keluar banyak uang, Lenovo memberikan pilihan yang layak dilirik di K900.