Preview: Hari Pertama Dengan Samsung Galaxy Note 2

Saya termasuk golongan yang selalu nggak merasa puas dengan ukuran layar smartphone. Sementara sebagian teman sudah puas dengan ukuran layarnya, saya selalu merasa akan lebih puas kalau layar lebih besar lagi. Karena itu, sejak pertama Samsung bikin monster nyeleneh bernama Galaxy Note, saya langsung napsu karena puas ngelihat layarnya.

“Mwahahaha, ini baru mantap!”.

Kayaknya tiap megang, entah unit demo di showroom atau pinjem Galaxy Note punya teman, kalimat itu yang muncul sambil menyeringai kayak maniak. Dua hari lalu, saya mulai memakai sendiri generasi ke dua nya, Galaxy Note 2. Saat mulai memakai sendiri, ekspresi pertama yang keluar ternyata beda.

Big, shiny and gorgeous Galaxy Note 2

“Waduh. Nggg… gede ya.”

Haha… ternyata tetap aja agak shock. Mendadak Galaxy S3 saya jadi kecil mungil setelah memegang mahkluk baru berwarna Titanium Grey nan kinclong ini. Pemilik Galaxy Note pertama akan merasa sebaliknya. Walau layar Galaxy Note 2 lebih besar dari Galaxy Note pertama, bodinya justru lebih ramping dan tipis. Dibanding jagoan Galaxy S3 pun ia lebih terasa kokoh dan mewah, cuma untuk tangan saya yang keringetan terus, punggungnya terlalu mulus dan licin jadi langsung saya belikan hardcase Anymode yang agak keset.

Jujur, walau dari dulu mengidam-idamkan layar besar, sesaat sempat ada keraguan apa saya beneran akan bisa menikmati Galaxy Note 2 sebagaimana saya menyukai Galaxy S3 (The S3 rocks!). Tapi setelah menyalakannya dan mencoba pena digital S Pen nya, jelas sekali, walau yang paling terlihat pertama dari seri ini adalah besar layar, Galaxy Note 2 bukanlah soal ukuran. Ini soal fungsi.

Perkenalkan S Pen Yang Baru, Pemicu Kreativitas

Cabut S Pen dari dudukannya di kanan bawah dan kita langsung diberikan menu jalan pintas. Mau bikin apa? Galaxy Note 2 seakan bertanya. Berjibun template siap pakai disediakan, mulai dari yang serius seperti mencatat meeting, sampai yang kreatif, atau lifestyle seperti diary dan resep siap dibuat. Tapi saya memulai dengan yang sederhana. Saya senang corat-coret di agenda dan kalender, dan dalam waktu singkat saya sudah bisa melakukan ini di Galaxy Note 2.

Corat-coret kalender!

Ini bukan hal remeh, biasanya di agenda atau planner digital, kita terbatas menulis dengan keyboard di box-box tanggal yang sudah ditentukan tapi di Galaxy Note 2 dengan S Pen saya bisa corat-coret semaunya. Seperti pena dan kertas. Dan tanpa harus baca manual atau belajar cara pakai. Oke, saya masukin lagi S Pen ke tempatnya, lalu cabut lagi. Langsung keluar menu ini di layar.

Mau orat-oret apa?

Dan bukan itu aja, masuk lagi, tiap kategori ada macam-macam lagi template nya. Iseng, saya nyoba template Diary yang ada di kategory Lifestyle. Dalam sekejap bikin begini.

Diary Note

Ruang foto sudah disediakan, tinggal tap dan pilih foto yang kita mau. Lihat tulisan dan panah kuning itu? Itu saya bikin kemudian di Diary ini, bukan dari fotonya. Untuk menulis isi pun ada beberapa cara. Untuk judul, saya pakai murni tulisan tangan dengan S Pen. Lalu yang dibawahnya itu saya pilih cara di mana tulisan tangan saya dengan S Pen otomatis diubah jadi ketikan rapi! Lalu highlight yang kayak stabilo pink dan biru saya tambahkan setelah itu dengan S Pen. Gampang. Nggak bingung. Makin iseng lagi, nyobain template Travel, juga di kategori Lifestyle.

Travel Note

Uuuh! Lucu! Bentuknya seperti passport. Foto di kiri atas tinggal kita ganti, dan semua yang lainnya bebas mau diisi apa. Mau tulisan tangan silakan, mau ketikan rapi juga bisa. Nah di sini saya mencoba yang lain lagi. Lihat itu gambar dua mobil dan gedung? Itu gambar dari library IdeaSketch nya Galaxy Note 2. Sudah siap, tinggal pakai tempel. Dan cara mengambilnya pun keren.

Dari menu insert, pilih Idea Sketch, lalu kita bisa menuliskan apa obyek yang kita mau cari. Pakai tulisan tangan, saya coba tulis ‘cars’ untuk mobil. Bisa dilihat, tulisan tangan saya seadanya aja. Galaxy Note 2 pun kemudian mencari.

1. Tulis nama obyek

Setelah membaca tulisan tangan saya, Galaxy Note pun menampilkan gambar-gambar Idea Sketch yang saya cari yaitu mobil, ada beberapa pilihan!

2. Pilih sketsa!

Tap gambar Idea Sketch yang kita inginkan, terus kita langsung dibawa ke halaman Note untuk menempel gambar. Dan banyak sekali pilihan dalam meletakkan gambar, bisa dimodifikasi semau kita.

Paste & edit!

Sangat, amat, gampang! Akhirnya jadi iseng mencoba yang lain lagi, seperti template Recipe ini. Fun!

Nyatat resep?

Tapi Ini Baru Sebagian Kecil Kemampuan Galaxy Note 2

Galaxy Note 2 dan S Pen nya membuat kreativitas terpancing, dan ini baru sepersekian dari sekian banyak fitur. Mungkin ini baru sepersekian fitur yang dibawa oleh Galaxy Note 2. Banyak kemampuan unik, yang saya suka karena bener-bener bikin kita merasakan kecanggihan handheld ini, sedikit diantaranya:

– Tanpa menyentuh layar, S Pen diposisikan sekitar 0.5cm dari photo album akan memberi preview isi album.

– Tanpa menyentuh layar, S Pen diposisikan sekitar 0.5cm di timeline video akan memberi preview titik yang diarahkan.

– Tanpa menu khusus, crop dan capture apapun dari layar dengan S Pen untuk ditempel ke note

– Tanpa menu khusus, select & copy text dengan S Pen

– Galaxy Note 2 bisa memberi tahu kita kalau kita berjalan, S Pen tertinggal dan lupa dimasukkan.

– Tanpa menyentuh atau mengangkat, lewatkan tangan di atas, Galaxy Note akan tampilkan status message & battery.

– Best Face, kamera mengambil 8 frame sekaligus, misal kalau foto bersama ada yang mengedip, bisa diganti yang lebih bagus.

– Multi Window, multi tasking membuka 2 app sekaligus dalam 1 layar. (Setelah OTA Firmware update.)

– Screen capture video playback dengan satu tap.

– Photo Note, membuat note/catatan dibalik foto dengan S Pen. Dibaliknya lho!

– Smart Rotation, membaca apakah harus rotate layar dengan mendeteksi orientasi mata kita

Dan daftar ini masih berlanjut! Whew!

Saat ini ditulis, saya baru 2 hari memakai Galaxy Note 2. Banyak yang belum dicoba secara mendalam, termasuk begitu banyak fungsi tambahan S Pen.

Baterenya Gimana?

Banyak yang tanya soal batere. Daya tahan batere sangat memuaskan, dengan pemakaian yang sama seperti saya memakai S3, dia bertahan lebih lama. Saya bisa mengira-ngira, kalau untuk pemakaian ringan, Galaxy Note 2 bisa bertahan dari pagi sampai malam pulang kantor. Kemarin saya tembus 19 jam untuk pemakaian kasual. Tapi lagi-lagi ini pengalaman pribadi, kalau untuk angka spesifik bisa mencari review teknis batere dari blog-blog teknologi yang rajin menguji. Saya malas mengulas angka dan teknis lagi, sudah banyak.

Bisa Dipakai Satu Tangan?

Teman juga bertanya, dengan ukuran sebesar itu apakah jadi tidak bisa dipakai dengan satu tangan? Samsung sudah memperhitungkan ini dengan menyiapkan One Handed Use Mode dimana keyboard dikecilkan sedikit dan bisa dibuat menempel ke sisi kanan atau kiri layar sesuai kemauan kita. Hanya sayangnya bagi saya yang memakai Swype keyboard, moda ini belum berlaku jadi jari harus geser-geser sedikit. Sebetulnya, dengan adanya S Pen pun kita sudah tahu bahwa ini rancangan untuk dua tangan. Satu tangan memegang pena.

Kesimpulan sementara, buat apa dan siapa Galaxy Note 2?

Apakah Galaxy Note 2 untuk semua orang? Menurut saya, Galaxy Note 2 adalah khusus untuk mereka yang menginginkan bisa berbuat lebih banyak dengan ‘gadget’nya. Untuk yang merasa smartphone harus bisa melakukan lebih banyak hal, tanpa menjadi sebesar tablet. Untuk yang menginginkan keleluasaan tablet, tanpa harus membawa benda segede nampan. Buat yang senang membuat note, catatan, dan dengan keleluasaan menggunakan pena dan kertas. Yang suka mencari ide, dan menuangkannya dalam coretan bebas. Yang kreatif. Pengguna Galaxy Note pertama akan suka sekali dengan Galaxy Note 2, karena peningkatan kemampuannya jauh sekali, terutama seputar fungsi S Pen. Power users will love this thing.

Nyeleneh dari lahir, Galaxy Note dan sekuelnya, Galaxy Note 2, memang nggak bisa dibandingkan dengan smartphone biasa. Nggak akan ketemu. Kalau kata orang, ini binatang yang berbeda. Galaxy Note pertama melahirkan istilah ‘phablet’, yaitu setengah phone, setengah tablet. Tapi saya kok masih malas menyebutnya begitu ya. Mungkin nanti kalau sudah lebih umum.

Anyway, setelah seharian memakai Galaxy Note 2, saya memutuskan bahwa ia akan menggantikan Galaxy S3 kesayangan sebagai handset utama. Besarnya ukuran Galaxy Note 2 memang butuh penyesuaian, tapi fitur dan kemampuan yang diberikan melebihi penyesuaian itu. Galaxy Note dan Galaxy Note 2 besar karena alasan dan tujuan jelas, yaitu fungsinya menjadi buku catatan kecil kita yang dilengkapi pena.

Sekian dulu untuk ulasan hari pertama, udah kepanjangan. Terima kasih buat yang udah mampir dan baca.

Iklan

31 thoughts on “Preview: Hari Pertama Dengan Samsung Galaxy Note 2

    • Biasanya di aplikasi Note nya ada tombol di kanan bawah, gambar tangan, itu gunanya menghindari deteksi tangan di layar, jadi yang bekerja cuma S-Pen nya.

      On Thu, Nov 27, 2014 at 2:34 AM, Raya Fahreza Punya Blog wrote:

      >

    • Kalau cuma spesifikasi teknis, unggul Note 2 sedikit. Tapi nggak disarankan memilih berdasarkan spesifikasi teknis ya. Utamakan tujuan fungsi. Misalkan walau spesifikasi teknis Note 2 unggul, untuk menjadi buku catatan kenyamanannya kalah jauh dengan Note 8.

  1. Mas Reza saya sdh baca reviewnya s note 2, mantab banged ulasan nya jadi oengen beli s note 2, cuman sekarang sdh ada s note 3 versi terbaru nya.
    Apa sdh pernah nyoba s note 3 ?

  2. Mas, saya baru beli Note 2. Pertama beli dan pakai saya bisa berinteraksi dengan layar tanpa menyentuhnya, yaitu dengan s-pen, saya bisa geser2 layarnya dengan s-pen tanpa menyentuh layar seolah2 jari saya yg mengusapnya. Tp kok baru beberapa saat kemudian, s-pen saya berubah menjadi “air view”. Jadinya S-pen saya tidak selincah tadi. Gimana cara setingnya ya Mas?

    • Sepengetahuan saya, justru fitur S Pen yang tanpa sentuh cuma Air view dan untuk preview frame di video player. Memang nggak bisa untuk geser layar tanpa sentuh. Kalau sempat bisa malah saya yang bingung, pengen tahu caranya.

      • Iya Mas. Pertama beli, kesannya futuristik, bisa operasikan layar tanpa disentuh, bisa geser2 dengan cepat, secepat usapan jari.
        Tp setelah mencet2 tombol di S-pen…malah “fungsi aslinya” S-pen yg nongol, yaitu air view. Memang sih jauh lbh berguna air view…tp sensasinya asyik aja kalo bisa milih2 fungsi air view dan fungsi “usapan virtual”.

        Saya coba2 search di google, semua ngebahas air viewnya aja.

      • Sesungguhnya memang Samsung Galaxy Note II sama sekali nggak ada menawarkan atau menjanjikan bisa mengoperasikan handset dengan S Pen tanpa menyentuh layar kok.

        Kalau memang fitur itu ada, udah pasti ada di iklan, review, manual, dan presentasi waktu launch. Dan aku sih bener – bener ikutin semua, nggak ada. πŸ™‚

      • yapp benar mas saya juga ngalamin permasalahan yg sama kayanya itu cuma mode pas handset baru nyala pertama dari beli baru..pertama saya coba juga kliatannya keren bisa operasi tanpa sentuh layar..tapi begitu spen dimasukan lagi fungsi itu hilang..ini berlaku hanya bagi yg beli bnib baru yaa..saya udh cb 3 note 2 baru dan semuanya seperti itu

      • Sebenernya ya bukan permasalahan ya. Fitur itu khusus untuk S-Pen, diiklanin juga untuk dipakai dengan S-Pen nya aja, jadi kalau dimasukin ya nggak bisa dipakai. Dia kan mendeteksi magnet di pen-nya.

        Maksudnya cuma berlaku buat yang beli baru itu gimana, BTW? Kalaupun fungsi hilang pas S-Pen dimasukin sih ya begitu cabut S-Pen ya nyala lagi Air-View. Semua yang bisa dilakukan pas baru aktivasi tetap bisa dilakukan seterusnya kok. πŸ™‚

  3. Review yang menarik dari pengguna, mas! πŸ™‚ Saat ini pake Note, dan fitur2 yg diceritakan di atas terutama S-note-nya belum secanggih Note 2. Jadi kuno sekali S-Note di Note 1, padahal belum setahun.

    Thanks for this informative review! Certainly want 1 after reading this!

    • Makasih udah mampir. πŸ™‚ Seneng lihat Samsung bikin ‘sekuel’ yang bukan cuma ningkatin spesifikasi teknis tapi beneran ngasi kemajuan fitur. Kalau udah biasa pakai Note pertama, pakai yang ini rasanya bakal makin suka. πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s