Catatan dari Samsung Galaxy Note 2 World Tour Jakarta

“Bapak, nanti acara dimulai 11:30, bisa langsung masuk dan makanan bisa di bawa untuk makan di dalam.”.

Usher cantik ngasih tahu dengan sangat halus dan sopan, dan walau lagi sibuk makan, saya senyum dan bilang terima kasih. Bawa makanan ke dalam? Kayaknya nggak deh, walau biasanya berlama-lama aji mumpungan tiap ada buffet di acara launching, kali ini mau cepet beres. Rencananya kan mau livetweet dari presentasi launching Galaxy Note 2, kalau sambil makan nanti banyak yang missed karena nggak fokus.

Ya, itu alasannya. Beneran.

Bukan karena udangnya enak banget tapi pedes dan saya takut sakit perut, dan bukan juga karena udah 2 kali nambah beef Wellington nya jadi malu untuk minta nambah lagi.

Anyway, akhirnya Samsung Galaxy Note II World Tour sampai juga di Jakarta. Saya yang ngikutin beritanya dari waktu rumor sampai review jelas bersemangat banget.

The Ballroom

Welcome to Samsung Galaxy Note World Tour 2012!

Acara dibuka oleh MC, Marisa Nasution. Rasanya kita nggak keberatan kalau seluruh acara dan presentasi oleh dia aja, beneran. Marisa mempersilakan pimpinan Samsung Indonesia ke panggung untuk memberikan keynote speech diiringi video presentasi. Ini belum spesifik mengenai Galaxy Note 2, tapi yang saya perhatikan adalah bagaimana beberapa kali kata ‘creative’ dipakai dalam menggambarkan fungsi device berukuran nyeleneh ini. Jelas memposisikan benda berlayar besar dan pena digital ini bukan sekedar untuk konsumsi media dan komunikasi, tapi kreasi. Setelah yang ini, barulah presentasi mendalam tentang fitur-fitur dari Galaxy Note 2. Bapak-bapak Korea akhirnya turun, berganti masnya boss Samsung yang orang sini.

Jauh aja ya duduknya.

Nggak tahu kenapa si masnya dan Marisa diatur duduknya berjauhan sekali, bikin banyak hadirin sedikit ketawa pas lihat. Mungkin biar fokus ke layar, dan ini penting karena banyak fitur baru Galaxy Note 2 yang butuh peragaan video dengan sangat jelas. Rencananya mau livetweeting, tapi ternyata susah sekali. Walau sudah banyak baca review dan lihat video hands-on tentang Galaxy Note 2 di YouTube, ternyata banyak yang baru lebih jelas saat dipresentasikan. diantaranya, kemampuan S Pen yang kali ini benar-benar diintegrasikan ke banyak fungsi dasar device. Karena banyaknya fitur yang dihadirkan berderet-deret, dengan video yang jauh lebih jelas, akhirnya memang kita lebih banyak terpaku ke layar dan membahas, juga kagum. Boro-boro mau livetweeting, tiap ada fitur diperagakan, kita bereaksi.

Galaxy Note pertama memperkenalkan S Pen yang bisa dipakai menulis, menggambar, atau juga cropping. Kemudian diperagakan bagaimana fungsi ini semua di Galaxy Note 2 sudah jauh lebih diintegrasikan. Dari komentar-komentar yang kedengaran sekilas dari sekitar, sepertinya memang Galaxy Note sudah cukup dikenali kemampuannya.

“Ini khas nya Galaxy Note ya?”.

“Iya, cuma jadi lebih praktis, lebih integrated gitu.”

Ditunjukin juga setelah itu, satu lagi fitur note. Kalau nggak salah namanya pop-up note. Sederhana aja. Sambil menelepon juga bisa dengan cepat membuka pop-up notes dan orat-oret mencatat. Si mas dan temannya yang di kursi depan terdengar membahas.

“Nah oke, ini gue suka. Sering perlu nyatet pas nelepon.”

“Yoi, tinggal pake speakerphone aja sementara kita nyatet.”

Lanjut, di atas panggung masnya boss Samsung (lupa namanya) memamerkan fitur pop-up video. Ini udah diperkenalkan di Galaxy S3. Window video bisa terbuka di mana aja, misalnya sambil nge-SMS atau chat, tetap lihat video. Komentar berlanjut, kali ini temen-temen satu meja.

“Hmm… yang ini sih kayaknya gue nggak pake. ”

“Iya, nggak penting amat gitu loh lihat video sambil buka app lain.”

Memang nggak semua juga fiturnya bener-bener penting. Tapi nggak apa-apa dan bagus aja, kalau sampai diperlukan, kemampuan itu ada. Dan lebih penting lagi, intinya, Samsung nggak malas, tetap berusaha memberi handset nya banyak kemampuan lebih. Salah satu favorit saya yang terkesan cetek: kemampuan corat-coret kalender. Bisa nulis di mana aja di Calendar, bukan cuma di box-box tanggal dan dibatasi. Entah nulis atau nge-highlight kayak pakai stabilo. Iya, fitur ini memang salah satu yang dimulai di Galaxy Note pertama, tapi kayaknya dulu nggak seleluasa ini. Ngetweet soal ini? Udah lupa, ngelihat demonya di layar bengong kagum.

“Wiiiiih, bisa gitu ya, bebas bener, corat coret di mana aja di kalender. Enak juga.”

Masih belum berenti di situ aja, ada built in library gambar disediakan Samsung yang membantu kita bikin sketsa-sketsa. Video pun memeragakan.

“Ooh, udah nyediain kayak clipart gitu ya.”

“Ini sih biasa lah ya. Library gambar buat di copy-paste.”

Karena kita udah biasa sama smartphone canggih nggak gampang amat terkesan dengan library gambar siap pakai. Tapi habis itu diperagakan lagi, bagaimana bisa memakainya dengan gampang. Misalnya butuh gambar orang. Nggak perlu pencet sana sini. Karena lagi pegang S Pen, bisa aja tinggal tulis pakai di layar note: “people” dan keluarlah library gambar-gambar kartun manusia, mendadak kagum lagi.

“Whoooa! Nice!”

“Cakep!”

Agak sulit menggambarkan uniknya fitur ini. Harus lihat sendiri. Presentasi bincang-bincang itu pun berlanjut lagi memamerkan kemampuan S Pen yang bisa hover seperti mouse. Yak bener, nggak perlu nyentuh layar, cukup sekitar 1/2 cm dari layar kemudian jadi ada kursor di layar. Ini jadi membuka banyak lagi fungsi baru, misalnya dengan begini bisa membuka preview isi album, atau video. Buat preview video pun S Pen punya  fitur sendiri lagi, untuk bisa melihat adegan ke depan di timeline. Ini kita baru bahas aspek S Pen nya aja lho di sini. Belum kamera atau yang lainnya. Buset.

Multitasking!

Multi window multi tasking. Bisa ngebuka lebih dari 1 app berbarengan dalam 1 layar. Misalnya, window atas membuka artikel dari ebook, dan di window bawah kita bekerja menyusun tulisan. Bukan switching app seperti yang sudah-sudah, ini berbarengan. Whew. Udah tahu soal ini dari berita, dari review, tapi lihat langsung demonstrasi pemanfaatannya tetap terasa ‘wah’. Khusus ini, rasanya bakal bisa ada bahasan tersendiri. Apa aja yang bisa multi window? Ini menarik, tapi harus hands-on.

Tentunya, kembali kami yang menonton langsung mengomentari dan membahas setiap hal yang dipresentasikan. Kenapa banyaknya komentar ini jadi catatan? Karena pengalaman di beberapa gadget launch belakangan ini rasanya apapun yang dipresentasikan, kita sudah nggak banyak berkomentar. Karena nggak banyak yang menarik, baru, unik, atau inovatif. Paling banter bentuk baru, spec baru, ukuran baru. Biasanya belakangan ya sepi aja, manggut. Tapi dalam hal Galaxy Note 2 ini, banyak yang unik, menarik dan bisa membuat kita membicarakannya.

Nah karena jadi banyak ngobrol, di titik ini udah nyerah untuk live tweeting. Jangankan itu, ini sekarang blogging pun nggak mampu bahas semuanya. Terlalu banyak fitur baru untuk diurutkan. Fitur yang memang bisa membantu di real-life, membuat lebih cepat, lebih mudah. Bukan cuma S Pen, di area lain pun ada hal baru. Sesederhana “pop-up browser”, jadi misalnya sedang membuka email dan ada link, tinggal tap dan browser terbuka, tapi dalam ukuran lebih kecil dan dalam window tersendiri di atas app email. Jadi nggak ninggalin app untuk berganti ke browser. Kadang, kita perlu yang begini untuk cepat.

Banyak lagi detil, yang nggak mungkin dibahas dalam satu post. Fast forward, usai presentasi, kita pun bisa mencoba-coba di Experience Booth. Ini langsung ramai. Grup media juga sudah dibagi untuk untuk presentasi mini di sana. Akhirnya megang langsung Galaxy Note 2 dan langsung nyoba S Pen nya. Lucunya, saking tadi banyak sekali fitur yang dipresentasikan, pas megang bendanya jadi mikir sendiri, “Eh tadi mau coba apanya ya?”. Nggak cukup cuma beberapa menit untuk mengenal Galaxy Note 2. Terlalu banyak yang bisa dilakukan.

Here it is, the Galaxy Note 2

Melihat suksesnya Galaxy Note pertama, rasanya Galaxy Note 2 akan laris manis lagi. Desain lebih cantik, layar lebih besar, bodi lebih ramping. Mayoritas casual user apalagi yang sebelumnya sudah pakai Galaxy Note pertama hampir pasti akan naksir. Galaxy Note, sesuai namanya, bukan soal ukuran layar besar, jauh lebih luas daripada sekedar ukuran.

The first Galaxy Note surprisingly a hit with the ladies, this slick new Galaxy Note 2 undoubtedly will be of their fancy too.

Aksesoris original sudah siap langsung dari saat launch. Nice!

Dengan semua hal yang baru di Galaxy Note 2, kesimpulan awal buat saya sendiri adalah: this looks like a fantastic fun and powerful device, and I definitely definitely want one. Mungkin untuk gantikan Galaxy S3 saya. Nah tapi saya juga jadi penasaran, bagaimana dengan para user Galaxy Note yang pertama, sudah sejauh apa memanfaatkan si bongsor dan pena digitalnya dalam pemakaian sehari-hari? Buat apa aja? Ada kelebihan khusus yang disukai?

Iklan

One thought on “Catatan dari Samsung Galaxy Note 2 World Tour Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s