Review: Huawei MediaPad

Setelah duluan memakai smartphone Android keluaran Huawei, U8860 Honor yang ternyata sangat amat memuaskan, saya jadi penasaran dengan satu lagi produk mereka. Kali ini giliran tabletnya yang berukuran layar 7 inci, Huawei MediaPad. Setelah sekitar sebulan memakai secara kasual, ini kesan-kesan saya.

Huawei MediaPad, World’s 1st Android 3.2 Honeycomb 7″ Tablet

Rasa penasaran saya akan MediaPad berawal dari kesan yang mengejutkan ketika pertama menyentuh dan memegangnya. Wah, tablet ini terasa dibangun sangat kokoh dan solid. Bodinya mengingatkan saya akan MacBook Pro, bukan plastik seperti beberapa merek lain yang lebih mahal. Mengingat harganya yang jauh di bawah merek lain berspesifikasi hampir sama, ini sangat di luar ekspektasi. Kata-kata yang pertama keluar dari mulut saya terus terang norak, “Eh buset, nggak salah nih? Mantep banget!”. Itu baru bodi, ketika layar dinyalakan pun saya kembali terkesan akan ketajaman resolusi HD 800 x 1280 yang diberikan oleh tablet berharga dibawah 4 juta ini. Lebih tinggi daripada Samsung Galaxy Tab dan Galaxy Tab 7.0 Plus.

Huawei MediaPad ternyata adalah tablet 7″ pertama yang menggunakan Android 3.2 saat dirilis tahun lalu. Fasilitasnya lengkap, koneksi WiFi, 3G, Bluetooth, GPS, 2 kamera (belakang 5 megapixel, depan 1.3 megapixel), Micro SD slot, USB, sampai HDMI-Out yang bisa dihubungkan ke LCD TV kita. Dengan otak Snapdragon S3 Dual Core 1.2GHz dan GPU Adreno 220, rasanya untuk pemakaian sehari-hari sudah sangat amat mumpuni. Jika mau tahu spesifikasi lengkapnya, tinggal klik link ini.

Selain cantik, bodi Huawei MediaPad tipis namun solid.

Huawei MediaPad dilengkapi port USB dan HDMI-Out.

Selama sebulan pemakaian, Huawei MediaPad saya menangani semua aplikasi dengan cepat dan lincah. Dari mulai aplikasi standar seperti email, video, Youtube, social media, termasuk game 3D seperti Asphalt ditampilkan mulus. Kamera nyaris tidak pernah saya gunakan, karena ya ngapain motret pakai tablet? Sempat sekedar mencoba, dan hasilnya lumayanlah not bad. Batere memang tidak istimewa, tapi 6 jam untuk tablet Android sepertinya cukup standar. WiFi dan 3G nya cukup peka, tidak ada keluhan sama sekali. Dilengkapi fungsi telephony, MediaPad bisa digunakan untuk menelepon. Fitur ini penting, mungkin bukan untuk menelepon namun untuk mengisi pulsa secara manual. Bicara telepon, satu yang belum sempat saya coba adalah Skype dan videocall nya. Mungkin nanti menyusul.

Apa kekurangannya? Di atas saya ceritakan bagaimana kokohnya Huawei MediaPad ini, dan kekokohannya ini sepertinya dibayar dengan bobotnya. Ya, tablet & inci ini terasa cukup berat di tangan. Ada yang bilang suka beratnya karena mantap, saya sendiri merasa terlalu berat untuk 7 inci. Tidak masalah, karena akhirnya saya memilih berat tapi kokoh ketimbang enteng namun plastik. Kekurangan ke dua adalah panas. Menyala lebih dari setengah jam, MediaPad jadi ‘hangat’. Ini baru saya sadari belakangan karena sejak hari pertama saya langsung membeli jacket untuk membungkus tablet ini. Dan kekurangan yang sejak pertama langsung terlihat adalah permukaan layar yang tidak kebal sidik jari. MediaPad ini sangat cantik dan elegan, namun layarnya mudah sekali kotor oleh sidik jari. Tapi setelah memakai akhirnya tidak terlalu terperhatikan. Kesemua kekurangannya tertutupi oleh kepuasan memakai.

Classy elegant design. Image from GSMArena.com

Kesimpulan pribadi saya, Huawei MediaPad ini salah satu tablet Android yang best value. Dengan harga hanya Rp 3,99 juta kita mendapatkan tablet 7″ Android dengan spesifikasi tinggi yang hadir dalam konstruksi bodi kokoh yang cantik dan terkesan sangat eksklusif. Jika tampilan bergengsi menjadi salah satu faktor anda dalam memilih, MediaPad bisa diadu dengan merek-merek papan atas. Sepertinya Huawei ingin menunjukkan bahwa mereka serius dan tidak main-main terjun di mobile device. Sayangnya, sepertinya promosinya tidak agresif sehingga tidak banyak yang tahu. Di kelasnya tentunya ada Samsung Galaxy Tab varian 7 inci, dan HTC Flyer dengan harga yang lebih tinggi. Bicara harga, bahkan dengan kehadiran Samsung Galaxy Tab 2 baru di harga yang sama, Huawei MediaPad masih unggul di beberapa hal yang membuatnya layak dipertimbangkan. Official upgrade ke Android Ice Cream Sandwich pun sudah dirilis oleh Huawei jadi jangan takut ketinggalan. Jika anda sedang berpikir untuk membeli tablet Android ukuran 7 inci, tak ada salahnya mencoba Huawei MediaPad. Siapa tahu terkesan juga seperti saya.

Iklan