Sony HVR-Z1, Kandidat Kamera Untuk TMK

Setelah menimbang banyak faktor, kelihatannya kandidat paling kuat untuk jadi kamera di TMK bakalan di Sony Z1. Nggak lagi deh pakai DVW790 buat yang ini, nggak efisien. Di “Setannya Kok Beneran?” kita udah abis-abisan lengkapnya itu peralatan, ternyata nggak kepake amat. Dan di luar keputusan sutradara maupun DP, memang sebetulnya filmnya nggak menuntut gambar yang gimana-gimana banget.

Sony HVR-Z1

Sony HVR-Z1

Kenapa Sony Z1 dan bukan Panasonic HVX-200 alias si P2? Lebih simple dan efisien aja, tapi saya juga tetep akan jajakin kemungkinan pakai P2 kalau udah tahu workflow-nya. Bukan apa-apa, soalnya offline bakal pakai editing suite di Millennium yang pakai Avid lama. Sebetulnya Avid Meridian yang ada di kantor itu bagus, tapi sudah ketinggalan aja dan belum mampu untuk HD. Jadi workflownya kita nanti adalah master HD akan ditransfer ke SD, edit offline di SD, lalu akan online lagi ke format HD di editing suite luar. Saya belum tahu enakan pakai P2 atau gimana, tapi kalau P2 itu kan data dalam bentuk hard drive, kalau kita nggak punya hard disk yang bisa langsung nampung ya susah. Kalau pakai HDV masih lebih kebayang lah storage materi masternya. Kemungkinan pakai Z1 dua sekaligus supaya syuting lebih efisien. Dan rasanya nggak perlu pakai 35mm adapter lah kalau cuma buat horror komedi yang kita bikin ini.

Iklan

3 thoughts on “Sony HVR-Z1, Kandidat Kamera Untuk TMK

  1. mas raya bisa share ttg adapter 35mm…
    sekarang saya punya kamera sony HDV hd1000p , bagai mana menurut anda, apakah kamera ini cukup utk pekerjaan short movie, compro, dan vicoe clip?

    kira2 kalo saya ingin pakai lensa 35mm, ada saran pengunaan adapter yg cukup terjangkau oleh low budget

    thx

    albert

    • wah, kalau ditanya apakah cukup mumpuni, pastinya mas yang tahu, karena itu tergantung prioritas mas dalam membuat ‘gambar’. informasi dan cerita pastinya udah bisa mas sampaikan.

      kalo kita sederhanakan, kita ngejar pakai lensa 35mm pastinya buat ngejar dof yang cetek. membuat gambar lebih cantik dan lebih real, ada kesan filmis dan nggak kayak video. kalau yang kita pengen bikin itu nggak butuh dof cetek, rasanya mubazir juga beli 35mm adapter.

      paling murah sih masih letus35 ya mas. cuma mesti mesen dari luarnya aja yang males. nah apakah buat hdv mas ini ada yang cocok, saya sih belum ngecek2…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s