Akhirnya Bebas Dari Hutang!

Pada sekitar pukul 1330 WIB Jumat, 31 Oktober tahun 2008 akhirnya saya melakukan pembayaran final atas semua tagihan kartu kredit saya yang sudah menghantui dan menyiksa selama setahun ini. Alhamdulillah, terima kasih ya Tuhan. Saya bisa melunasi hutang tanpa harus menyerah dari upaya mengejar cita-cita. Kalau mau gampangnya, saya nyerah aja dari niatan mengejar cita-cita membuat film (lagi) dan kembali kerja jadi karyawan televisi. Tapi kali ini saya lebih kuat, karena dukungan istri yang benar-benar tabah, sabar dan memberi kekuatan. Setahun ini berat sekali. Tanpa gaji tetap, standar hidup jadi kacau balau, tapi kami tetap bersyukur dan berusaha selalu tertawa.

Dari semua, yang paling jadi teror kemarin adalah tagihan kartu kredit yang sudah menumpuk karena saya benar-benar nggak mampu bayar. Padahal kalau saya masih kerja full time, gaji saya akan dengan sangat mudah menutupi cicilan. Memang ini murni karena saya nggak mau kehilangan momentum (bukan momen) dalam perintisan karir baru di produserial film. Kalau nggak ada istri saya, pastinya saya udah goyang seperti waktu film Dealova dulu. Jadi, sekali lagi alhamdulillah ya Tuhan, sudah memberikan saya semua ini, memberikan saya seorang istri yang pengertian dan sabar, walau jadi makan mie instan terus karena suaminya mengejar obsesi di film. Insya Allah perjuangan (dan doa) akan membawa hasil ya, istriku.

Iklan

5 thoughts on “Akhirnya Bebas Dari Hutang!

  1. eh, ada mas taufik mampir đŸ™‚
    makasih mas, alhamdulillah bener-bener saya udah cukup deh nggak mau yang namanya kredit lagi. itu juga sih yang pastinya akan menjauhkan saya sama ninja, tapi daripada berutang sementara saya lagi freelance kan ngapain? hehehe…

    iya, wiwin istri saya. udah pernah mampir ke blognya?
    dia sih lebih aktif ngeblog daripada saya…

  2. Alhamdulillah turut senang mas raya . . . jadi ingat dulu waktu saya awal2 nikah sempat berhutang via kartu kridit ci***** , kayaknya hutang nggak habis2 dan serasa saya hanya bayar bunganya saja. Sungguh susah saya dan keluarga kala itu . . .
    sekarang saya nggak punya satu pun kartu kredit, kalo mo belanja ya paling pake kartu debit. . . . pokoke kalo nggak punya uang ya nggak belanja deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s