DSLR Jadi Alternatif Kamera Video?

“Kenapa juga loe ngimpi pengen bikin film pendek pake kamera DSLR?” Itu pertanyaan yang ditanyakan 2 teman saya yang baca blog saya ini. “Bikin film pendek ya pake aja handycam mini-dv, atau loe pinjem aja kamera kantor kalau mau pake Betacam sekalian”, lanjutnya. Kamera DSLR ya buat still-photo aja, katanya. Well, ada beberapa alasan kenapa saya jadi ujug-ujug kelewat excited sejak tahu Nikon D90 bisa merekam video HD. Apa itu?

  • Saya dari dulu pengen punya DSLR
  • Saya dari dulu mengimpikan kamera video yang interchangeable lens dan bisa shallow depth of field
  • Saya mengimpikan DSLR dengan kemampuan video supaya point no.2 bisa lebih terjangkau dan mestinya teknologinya sudah ada
  • Camcorder dengan interchangeable lens dan bisa DOF cetek nggak akan dapet harga dibawah 30juta, coba cek harga XL2
  • Sekarang Nikon D90 dengan harga dibawah Rp.13jt sudah bisa kedua-duanya, walau ada kelemahan di fitur videonya yang masih sekedar ‘bonus’
  • Contoh-contoh hasil video D90 jelas lebih seperti film dan nggak terlalu kayak video, gimana nggak makin ngiler…

Ya gimana saya nggak semangat kan? Coba deh bikin gambar video dengan reproduksi warna dan DOF cetek pakai modal dibawah Rp15jt, bisa nggak? Atau saya naikin, dibawah Rp.25jt deh, bisa nggak? 50 juta? 60 juta? Itupun masih perlu belanja 35mm lens adapter lagi, paling murah harus modal 75-80jt an. Sekarang pakai D90, 13 juta udah dapet gambar begitu! Yah, walau cuma bisa bikin shot-shot yang stabilized ya, tapi, intinya, ini aja udah luar biasa! Nggak salah dong kalau di luar negeri pun banyak DOP dan zero-budget film maker yang jadi semangat dengan revolusi DSLR ini. Nggak semua mampu ngebangun kamera amatir dengan 35mm lens adapter kan?

Jadi buat teman saya, semoga udah ngerti kenapa…

Kalau bilang, film itu yang penting content, ceritanya, bukan alatnya. Ya iya memang. Tapi nggak ada salahnya kan mengejar kemampuan gambar yang lebih bagus? Apalagi kalau sudah terjangkau!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s